Penjelasan Standar Fisik Kimia dan Fisikokimia
Untuk mengetahui mutu atau kualitas dari simplisia maka perlu dilakukan karakterisasi atau standar yang meliputi parameter spesifik dan non spesifik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terhadap suatu simplisia. Nah untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada video berikut.
Note: materi saya dimulai pada detik 0.01-3.56.
Tadi sudah dijelaskan tentang parameter susut pengeringan yang bertujuan untuk memberikan gambaran batasan maksimal tentang besarnya senyawa, persyaratan dari parameter susut pengeringan adalah kurang dari 10 %. Yang menjadi pertanyaan saya jika lebih dari 10% apakah boleh dan apakah ada pengaruhnya pada simplisianya?
BalasHapusPersyaratan yang baik untuk susut pengeringan adalah kurang dari 10%, karena susut pengeringan juga mewakili kandungan air yang yang menguap. biasanya kadar air yang berisiko adalah lebih dari 10%. Karena kadar air yang tinggi atau lebih dari 10% dapat memungkinkan simplisia ditumbuhi oleh jamur yang dapat merusak dan mempengaruhi kualitas simplisia.
HapusTadi dijelaskan pada pengujian arganoleptik menggunakan indra manusia untuk mengidentifikasi kerusakan atau kebusukan pada simplisia. Yang menjadi pertayaan saya apa kelebihan dan kekurangan pada pengujian ini?
BalasHapusSeperti yabg sudah saya jelaskan tadi bahwasanya uji organoleptik memanfaatkan indra manusia dalam identifikasinya, menurut saya sendiri kelebihan dari uji organoleptik ini mudah dilakukan dan hasil pengamatannya pun juga dapat diperoleh dengan cepat, untuk kekurangan uji organoleptik ini sendiri adalah keterbatasan dan adanya perbedaan indra manusia dalam mendeskripsikan sesuatu
HapusBerdasarkan penjelasan, parameter kadar air yang merupakan parameter non spesifik dengan tujuan untuk mengetahui kemurnian simplisia dan kandungan airnya, lalu bagaimana bisa dengan parameter ini dapat diketahui ada atau tidaknya kontaminan pada simplisia tersebut?
BalasHapusPada pengujian spesifik dijelaskan bahwa pengujian organoleptik menggunakan panca indra namun pada pengujian makroskopik menggunakan panca indra (mata) juga dengan bantuan kaca pembesar. Bisakah anda jelaskan bagaimana perbedaannya?
BalasHapus